Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca

Inilah Pengertian Karya Ilmiah dan Ciri Cirinya

Inilah Pengertian Karya Ilmiah dan Ciri Cirinya. (Gambar: pedianusantara.com)

PEDIANUSANTARA.com - Bagi mahasiswa, istilah karya ilmiah bukanlah sesuatu yang asing. Istilah ini sudah mendarah daging sejak ia mulai menginjakkan kakinya ke dunia perkulian. Namun, tidak banyak  mahasiswa yang memahami karya ilmiah secara mendalam. Mulai dari pengertian dari karya ilmiah, ciri-cirinya, contohnya dan lain sebagainya.

Jika Anda belum mengetahui? maka jangan kahwatir, karena kami akan menjelaskannya melalui postingan ini. Seperti apa urainnya? silahkan simak dibawah ini:

Pengertian Karya Ilmia

Karya ilmiah (scientific paper) atau bisa disebut karangan ilmiah. Mukayat D. Brotowidjoyo mendefinisikan karya ilmiah sebagai karangan yang memaparkan fakta dengan menggunakan metode penulisan yang baik dan benar. Selain itu, karya ilmiah juga dapat merujuk pada tulisan yang berdasarkan hasil peninjauan, pengamatan, dan penelitian dalam bidang tertentu, serta disusun dengan metode yang dapat memastikan kebenarannya.

Ciri-ciri karya ilmiah

Berikut adalah ciri-ciri (characteristics) karya ilmiah, yakni sebagai berikut:

1). Faktual atau objektif
Setiap data yang diungkapkan atau disampaikan itu berdasarkan kenyataan yang sebenarnya, bukan manipulasi. Setiap pernyataan dan kesimpulan yang disampaikan-pun itu senantiasa berlandasan bukti-bukti atau sumber-sumber yang bisa dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, siapapun dapat mengecek kebenaran dan keabsaannya.

2). Netral
Setiap pernyataan atau penilaian harus bebas dari kepentingan tertentu, baik kepentingan pribadi maupun kelompok. Oleh karena itu, pernyataan-pernyataan yang sifatnya mengajak atau membujuk pembaca harus dihindari agar tidak terkesan memihak atau tidak netral

3). Sistematis
Setiap karya ilmiah itu mengikuti pola pengembangan tertentu, seperti pola urutan, kausalitas, klasifikasi dan lain-lain sebagainya. Dengan demikian, setiap pembaca dapat mengikuti alur dengan mudah dan kronologi yang diuraikan.

4). Logis
Dapat dilihat dari pola nalar yang digunakannya, baik pola nalar induktif ataupun deduktif. Pola induktif dugunakan untuk menyimpulkan suatu fakta atau data, sedangkan pola deduktif digunakan untuk membuktikan suatu teori atau hipotesis.

5). Baku
Dapat dilihat dari kesesuaian struktur bahasa yang digunakan dengan kaidah bahasa Indonesia baku, baik mengenai struktur kalimat maupun kata. Demikian juga, penulisan yang sesuai dengan kaidah ejaan dan pemilihan kata istilah. 

6). Denotatif
Dalam menyusun tulisan, penting untuk memastikan kesesuaian kata yang digunakan dengan arti sesungguhnya dan menghindari pengaruh perasaan. Terutama dalam konteks ilmiah, kita harus berbicara secara objektif dan tidak berlebihan. Oleh karena itu, sebaiknya menghindari penggunaan ungkapan hiperbolis (berlebih-lebihan) yang dapat mengaburkan pesan atau mengesankan ketidaknetralan.

Karya tulis ilmiah itu berbeda dengan karya semi ilmiah atau ilmiah populer seperti kritik, feature, esai dan karya non ilmiah seperti hikayat, anekdot, dongeng, cerpen, novel, puisi atau naskah drama. 

Pada karya tulis ilmiah populer, ciri-cirinya sebagaimana telah dijelaskan diatas perlu ditampakkan meskipun tidak secara sistematis dan ketat. Sementara untuk karya tulis non ilmiah, ciri-cirinya diatas bisa tidak terpenuhi sama sekali mengigat muatannya yang sangat subjektif.

Itulah penjelasan tentang pengertian karya ilmiah dan ciri-cirinya. Semoga bermanfaat!
Baca Juga
Berita Terbaru
  • Inilah Pengertian Karya Ilmiah dan Ciri Cirinya
  • Inilah Pengertian Karya Ilmiah dan Ciri Cirinya
  • Inilah Pengertian Karya Ilmiah dan Ciri Cirinya
  • Inilah Pengertian Karya Ilmiah dan Ciri Cirinya
  • Inilah Pengertian Karya Ilmiah dan Ciri Cirinya
  • Inilah Pengertian Karya Ilmiah dan Ciri Cirinya
Posting Komentar