PEDIANUSANTARA.com - Bagi santri yang pernah belajar sorogan, tentu tidak asing dengan pertanyaan “lafadz ini dhamirnya kembali ke mana?”. Dari sini kita sadar bahwa memahami dhamir bukan perkara sepele. Dhomir termasuk bagian penting yang selalu diulang agar santri benar-benar paham arah kalimat. Di antara jenisnya adalah dhamir rofa’ mutaharrik (ضَمِيْرُ رَفْعٍ مُتَحَرِّكٌ).
Pengertian Dhomir Rofa' Mutaharrik
Yaitu kata ganti sebagai subjek (fa'il) atau objek (naibul fai'il), berkedudukan rofa’ dan berharakat. Adapun yang dimaksud dari مُتَحَرِّكٌ adalah dhomir tersebut menyandang harakat baik dhommah, fathah, atau kasroh.
Contoh yang fa'il:
- Dhommah, seperti lafadz تُ pada contoh نَصَرْتُ (saya telah menolong)
- Fathah, seperti lafazd تَ pada contoh نَصَرْتَ (kamu laki-laki tunggal telah menolong)
- Kasroh, seperti lafadz تِ pada contoh نَصَرْتِ (kamu perempuan tunggal telah menolong)
- Dhommah, seperti lafadz تُ pada contoh نُصِرْتُ (saya telah ditolong)
- Fathah, seperti lafazd تَ pada contoh نُصِرْتَ (kamu laki-laki tunggal telah ditolong)
- Kasroh, seperti lafadz تِ pada contoh نُصِرْتِ (kamu perempuan tunggal telah ditolong)
Ketentuan-Ketentuan Dhomir Rofa' Mutaharrik
Dhomir rofa' mutaharrik (ضَمِيْرُ رَفْعٍ مُتَحَرِّكٌ) dapat masuk pada fi'il madli, fi'il mudori, dan fi'il 'amar.
1). Fi'il madhi
Contoh: نَصَرْنَ (mereka perempuan banyak telah menolong).Lafadz نَ yang keterakhir pada contoh diatas itu termasuk dalam kategori dhomir rofa’ mutaharrik yang masuk pada fiil madli’ (نَصَرَ).
2). Fi'il mudhore'
Contoh: يَنْصُرْنَ (mereka perempuan banyak sedang/akan menolong).
Lafadz نَ pada contoh diatas itu termasuk dalam kategori dhomir rofa’ mutaharrik yang masuk pada fiil mudlori’ (يَنْصُرُ).
3). Fi'il 'amar
Contoh: اُنْصُرْنَ (menolonglah kamu perempuan banyak).
Lafadz نَ pada contoh diatas itu termasuk dalam kategori dhomir rofa’ mutaharrik yang masuk pada fiil amar (اُنْصُرْ).
Itulah penjelasan tentang pengertian dhomir rafa' mutaharrik, ketentuan dan contohnya. Semoga bermanfaat.
