Diasuh langsung oleh Ad-Dai Ilallah Al Musnid Al-Habib Umar Bin Hafidz dan kakaknya, Mufti Tarim Al-Habib Ali Mashur Bin Hafidz, Darul Mustofa menjadi pusat kajian yang kompatible.
Nama besar Darul Mustofa tidak dikenal dari kemegahan bangunannya atau lengkapnya fasilitas di dalamnya, akan tetapi lulusannya yang sudah terbukti mampu menjadi da’i sekaliber dunia seperti Al-Habib Ali Al Jufri (UEA), Habib Ali Zainal Abidin Al Hamid (Malaysia), Habib Mundzir Al Musawwa, Habib Jindan Bin Jindan, Habib Jamal Baagil, Habib Sholeh Al Jufri (Indonesia), Habib Abdurrohman As Saqqaf (KSA), Habib Musa Kadzim, Habib Zaid Bin Yahya, Syeih Umar Husein Alkhotib, Habib Alwi Alaidrus (Yaman), Ustadz Hasan (Singapura), Syiekh Ilyas, Ustadz Usamah Cannon (USA), Syaikh ‘Abdul Karim, dan Syeikh Ibrahim (Australia).
Dari situlah muncul banyak permintaan dari berbagai kalangan untuk juga bisa belajar di Darul Mustofa. Dan pihak Darul Mustofa memiliki inisiatif membuka program dauroh atau pengajian kilatan. Program ini sangat diminati khususnya oleh para ustad dan alim ulama yang memiliki waktu terbatas.
Santri dari berbagai negara datang ke Kota Tarim, di antaranya dari Eropa, Asia, dan Afrika, seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Kepulauan Comoro, Tanzania, Kenya, Mesir, Inggris, Pakistan, Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan lain-lain.
Setiap tahun, Darul Musthofa di Tarim, Hadramaut, menyelenggarakan program Daurah musim panas selama 40 hari. Kegiatan ini dibagi menjadi dua lokasi, yakni Dar Al-Mustafa bagi peserta putra dan Daruz Zahra khusus bagi peserta putri.
Daurah ini diisi dengan beberapa program ilmiyah dan program wajib keagamaan seperti tadarus Al-Qur’an, dzikir harian, sholat berjamaah bersama Habib Umar bin Hafidz, ziarah para Mashayikh dan Habaib, ziarah maqam auliya dan sholihin yang ada di Hadhramaut.
Baca Juga: Tokoh Pendidik Paling Berpengaruh di Hadramaut Saat Ini
Program intensif progresif ini akan diisi langsung oleh tenaga pengajar yang tidak diragukan lagi keilmuannya, yaitu:
- Habib Umar bin Muhammad bin Hafidz (Pengasuh Darul Mustofa)
- Habib Ali Masyhur bin Muhammad bin Hafidz (Mufti Tarim)
- Habib Kazim bin Ja'far Assaggaf (Dai)
- Habib Ali bin Abd Rahman AlJufri (Pakar Syariah)
- Sheikh Umar bin Husin AlKhatib (Pakar Fiqh)
- Habib Zaid bin Abd Rahman ben Yahya (Dai)
- Habib Muhammad bin Sumait (Dai)
Kitab Maulid adh-Dhiya' al-Lami' merupakan karya Al-Habib Umar paling monumental yang berisi syair pujian terhadap Rasulullah SAW (Maulid). Bacaan maulid ini juga biasa dikenal dengan sebutan Maulid Habib Umar dan telah dibaca banyak umat Islam, termasuk di Indonesia.
