PEDIANUSANTARA.com - Pernahkah kamu mendengar seseorang membaca "Syaiun Lillah Lahumul Fatihah" (شيءٌ لله لهم الفاتحة) ketika bertawassul? Kalimat tersebut telah menjadi bagian dari tradisi yang cukup familiar di kalangan umat Islam Indonesia, terutama dalam acara tahlilan. Meskipun demikian, masih banyak yang bertanya, apa sebenarnya makna kalimat tersebut? Apakah memiliki landasan?
Para ulama telah menjelaskan makna kalimat tersebut. Bahkan, kandungannya menunjukkan pengakuan tauhid bahwa hanya Allah Ta'ala yang mampu memenuhi seluruh kebutuhan dan mengabulkan segala harapan hamba-Nya.
Makna Syaiun Lillah Lahumul Fatihah dan Landasannya
Secara bahasa, Syaiun Lillah (شيءٌ لله) berarti "sesuatu karena Allah". Namun, menurut penjelasan para ulama, maknanya bukan sekadar terjemahan harfiah. Kalimat tersebut mengandung makna bahwa seorang hamba:
- Mengharap ridha Allah semata.
- Memohon pertolongan hanya kepada Allah.
- Meyakini bahwa hanya Allah yang mampu mengabulkan doa.
- Mengakui bahwa seluruh kebutuhan dan keinginan hanya dapat terwujud dengan kehendak Allah Ta'ala.
Sedangkan ucapan "lahumul Fatihah" berarti menghadiahkan pahala bacaan Surah Al-Fatihah kepada orang-orang yang dimaksud dalam tawasul.
Penjelasan mengenai makna Syaiun Lillah disebutkan dalam kitab Qurrah al-'Ain bi Fataawa As-Syaikh Isma'il Az-Zain halaman 211, yaitu:
معنى قول بعض الناس عقب الدعاء: شيءٌ لله، لهم الفاتحة. ومعنى: شيءٌ لله، مطلوبُنا ومقصودُنا شيءٌ لله، أي يُستمدُّ لوجهِ الله ابتغاءً واستمدادًا لا لغيره ولا من غيره، ففيها اعترافٌ بأنَّ الذي يسوق المطالب ويحقق المآرب هو الله تعالى
"Makna ucapan sebagian orang setelah berdoa: 'Syaiun Lillah, lahumul Fatihah adalah bahwa tujuan dan harapan kami hanyalah karena Allah. Maksud 'Syaiun Lillah' adalah memohon pertolongan dan mengharap ridha Allah semata, bukan kepada selain-Nya dan bukan pula dari selain-Nya. Dalam ucapan tersebut terdapat pengakuan bahwa Dzat yang mengantarkan segala kebutuhan dan mewujudkan seluruh harapan hanyalah Allah Ta'ala."
Dari uraian di atas dapat dipahami bahwa uangkapan Syaiun Lillah bukanlah permohonan kepada selain Allah. Justru sebaliknya, kalimat ini merupakan bentuk penegasan tauhid bahwa hanya Allah yang menjadi tempat bergantung dan hanya Dia yang mampu memenuhi segala kebutuhan manusia.
Gabung di WhatsApp Channel PediaNusantara.com untuk update info terbaru setiap hari!
