PEDIANUSANTARA.com - Pada artikel ini, kita akan membahas tentang pengertian isim fa'il, pembagian isim fa'il, wazan isim fa'il dari fi'il tsulasi dan ghairu tsulasi, cara pembentukannya, serta contoh-contohnya.
Pengertian Isim Fa'il
Isim fa'il (اسم الفاعل) adalah kalimat yang menunjukkan arti orang atau pihak yang melakukan pekerjaan (pelaku). Contohnya نَاصِرٌ (orang yang menolong).
Pembagian dan Pembentukan Isim Fa'il
Isim fa'il dibagi menjadi 2 macam, yaitu:
1). Isim Fa'il dari Fi'il Tsulasi Mujarrad (ثلاثي مجرّد)
Yaitu isim fa'il berasal dari fi'il yang asalnya 3 huruf. Adapun proses pembentukannya ialah terbuat dari fi'il mudhari'nya, lalu huruf mudhara'ahnya dibuang, dan menambah alif زائدة setelah fa' fi'il. Contohnya يَفْعِلُ menjadi فَاعِلٌ.
Yaitu isim fa'il berasal dari fi'il yang asalnya 3 huruf. Adapun proses pembentukannya ialah terbuat dari fi'il mudhari'nya, lalu huruf mudhara'ahnya dibuang, dan menambah alif زائدة setelah fa' fi'il. Contohnya يَفْعِلُ menjadi فَاعِلٌ.
Isim fa'il dari fi'il tsulasi mujarrad umumnya ikut wazan فَاعِلٌ, contohnya نَاصِرٌ. Sedangkan wazan فَعِيْلٌ jarang digunakan. Hal ini sebagaimana dalam nadhom Alfiyah ibn Malik yang berbunyi:
2). Isim Fa'il dari Fi'il Ghoiru Tsulasi Mujarrad (غير ثلاثي مجرّد)
كَفَاعِلٍ صُغْ اسْمَ فَاعِلٍ إِذَا # مِنْ ذِي ثَلَاثَةٍ يَكُوْنُ كَغَذَا
"Buatlah isim fa'il (dengan mengikuti wazan فَاعِلٌ), apabila berasal dari fi'il dari tiga huruf (tsulasi mujarrad), seperti lafadz غَذَا menjadi غَاذٍ asanya غَازِوٌ"
"Buatlah isim fa'il (dengan mengikuti wazan فَاعِلٌ), apabila berasal dari fi'il dari tiga huruf (tsulasi mujarrad), seperti lafadz غَذَا menjadi غَاذٍ asanya غَازِوٌ"
2). Isim Fa'il dari Fi'il Ghoiru Tsulasi Mujarrad (غير ثلاثي مجرّد)
Yaitu isim fa'il berasal dari fi'il yang asalnya lebih dari 3 huruf yakni ruba'i (4 huruf), khumasi (5 huruf), dan sudasi (6 huruf). Adapun proses pembentukannya ialah terbuat dari fi'il mudhari'nya, lalu huruf mudhara'ahnya diganti dengan huruf mim yang berharakat dhammah (مُ) serta huruf sebelum akhir dibaca kasrah, contoh:
- يُكْرِمُ menjadi مُكْرِمٌ
- يَجْتَمِعُ menjadi مُجْتَمِعٌ
- يَسْتَفْعِلُ menjadi مُسْتَفْعِلٌ
Penjelasan diatas sesuai dengan nadhom Alfiyah ibn Malik yang berbunyi:
وَزِنَةُ الْمُضَارِعِ اسْمُ فَاعِلِ # مِنْ غَيْرِ ذِي الثَّلَاثِ كَالْمُوَاصِلِ
مَعْ كَسْرِ مَتْلُوِّ الْأَخِيْرِ مُطْلَقًا # وَضَمِّ مِيْمٍ زَائِدٍ قَدْ سَبَقَا
"Adapun isim fa'il dari selain fi'il 3 tiga, maka wazannya mengikuti bentuk fi'il mudhari'nya seperti مُوَاصِلٌ. Yaitu dengan membaca kasrah sebelum huruf akhir secara mutlak, serta membaca dhammah huruf Mim tambahan yang diletakkan di awal."
Mudahnya silahkan perhatikan tabel berikut ini:
Keterangan:
Isim fa'il itu didahulukan dari isim maf'ul karena setiap fi'il (pekerjaan) pasti membutuhkan fa'il (orang yang melakukan pekerjaan), namun belum tentu membutuhkan maf'ul (sasaran suatu pekerjaan). Oleh karena itu, isim fa'il didahulukan daripada isim maf'ul. Lihat kitab Taudhihul Wafi hal 30.
Isim fa'il itu didahulukan dari isim maf'ul karena setiap fi'il (pekerjaan) pasti membutuhkan fa'il (orang yang melakukan pekerjaan), namun belum tentu membutuhkan maf'ul (sasaran suatu pekerjaan). Oleh karena itu, isim fa'il didahulukan daripada isim maf'ul. Lihat kitab Taudhihul Wafi hal 30.
Gabung di WhatsApp Channel PediaNusantara.com untuk update info terbaru setiap hari!

