![]() |
| Pengertian Masdar Mim, Wazan dan Contohnya. |
PEDIANUSANTARA.com - Masdar Mim (المصدر الميمي) adalah masdar yang diawali oleh huruf mim zaidah (mim tambahan), selain wazan mufa'alatan (مُفَاعَلَة), seperti contoh مَنْصَرًا.
Pengertian diatas sebagaimana terdapat dalam kitab Jami'ud Durus al-'Arabiyyah, Jilid 1, hlm. 132
وهو ما كان في أوله ميم زائدة كنصر، ومعلم، ومنطلق، ومنقلب. (جامع الدروس العربية ج ١ ص ١٣٢)
"Yaitu kata yang di awalnya terdapat mim tambahan seperti mansharan, mu'allaman, muntalaqan, dan munqalaba."
Wazan-Wazan Mashdar Mim
Wazan-wazan masdar mim dari fi'il tsulatsi mujarrad:
1. Wazan مَفْعَلٌ (Maf'alun):
- Bina' Shahih: contoh مَنْصَرٌ (mansharun)
- Bina' Ajwaf: contoh مَقَالٌ (maqaalun) [1]
- Bina' Mahmuz: contoh مَسْأَلٌ (mas'alun)
- Bina' Mudha'af: contoh مَفَرٌّ (mafarrun) [2]
2. Wazan مَفْعِلٌ (Maf'ilun):
- Bina' Mitsal Wawi: contoh مَوْعِدٌ (mau'idun) [3]
Sedangkan masdar mim dari fi'il selain tsulatsi mujarrad, wazannya sama seperti isim maf'ul-nya, contohnya: إِعْتَقَدَ مُعْتَقَدًا مُعْتَقَدٌ.
Terkadang fi'il yang berupa bina' shahih, masdar mim-nya mengikuti wazan مَفْعِلٌ (dengan 'ain di-kasrah), namun dihukumi syadz (menyimpang/tidak mengikuti aturan baku), contohnya: مَسْجِدٌ (masjidun), مَغْرِبٌ (maghribun), dan مَشْرِقٌ (mashriqun).
Footnote:
[1] Kata مَقَالٌ asalnya adalah مَقْوَلٌ, mengikuti wazan مَفْعَلٌ.
[2] Kata مَفَرٌّ asalnya adalah مَفْرَرٌ, mengikuti wazan مَفْعَلٌ.
[3] Adapun masdar mim, hukumnya fatha ('ain fi'il-nya) secara mutlak, kecuali dari bina' mitsal wawi, maka dibaca kasrah seperti contoh مَوْعِدٌ. (Kitab 'Unwanuz Dzarf fi 'Ilmish Sharf, hlm. 36)
Gabung di WhatsApp Channel PediaNusantara.com untuk update info terbaru setiap hari!
